Akuntansi Dunia Kerja Atau Perkantoran


Dalam dunia kerja saat ini akuntansi memegang peranan penting untuk mengatur kelancaran kerja, dan akuntasi juga berguna untuk menilai sehat tidaknya keuangan perusahaan. Akuntansi dunia kerja dalam prakteknya tidaklah harus serumit teori nya karena sudah di bantu software  akuntansi yang canggih saat ini.  Namun kita juga tidak boleh menyampingkan ilmu akuntansi, saat ini banyak orang yang bekerja di kantor hanya tahu input ke dalam software tanpa mengerti prosesnya dan hasil akhirnya seperti apa, pokoknya hasil print out laporan dari software beres, hal ini sebenarnya tidak boleh terjadi karena akan kacau kalau ada kasus khusus atau  diminta custom laporan. Bisa juga ketika di mintai pertanggung jawaban laporan, sistem error sedikit kita tidak bisa berbuat apa-apa. Itu kenapa ilmu akuntansi sangat penting dan merupakan syarat wajib bila perusahaan ingin merekrut tenaga accounting.
Perusahaan memang memerlukan pencatatan pembukuan yang efisien dan efektif tidak perlu  yang memakan waktu, misalnya dengan software akuntansi kita tinggal menginput jurnal umum saja , maka otomatis terpindah ke buku besar dan hasil akhir menjadi laba rugi dan neraca, bahkan orang yang tidak mengerti akuntasi pun bisa mengerjakananya asal ada pembimbing ketika melakukan jurnal , ya karena jurnal itu biasanya pekerjaan berulang dengan tipe sama jadi lama-kelamaan yang awam akuntansi bisa mengerjakannya. Tapi hal ini tidak disarankan untuk di lakukan perusahaan merekrut karyawan yang awam akuntansi memang bisa saja selagi ada koordinator/spv disana, namun bila terjadi kasus tertentu atau diminta pertanggung jawaban dalam pengerjaan , orang yang masih awam akuntansi tidak bisa diminta mengerjakan kasus tertentu atau diminta pertanggung jawaban. Sebaiknya perusahaan tetap memilih karyawan yang memiliki dasar akuntansi yang cukup kuat.
Proses yang terjadi dalam akuntasi di perkantoran atau umumnya di dunia kerja berjalan mengalir dan seolah olah tidak terjadi siklus akuntansi, kegiatan admin dan akuntansi menjadi bias atau berbaur contohnya pengerjaan faktur penjualan adalah admin, namun kadang kala ini juga di lakukan staff accounting, hal ini dikarenakan adanya software akuntansi yang memproses otomatis sehingga sudah bisa terbit hasil akhir tanpa harus mengingat pemindahan / siklus akuntansi.
Perbedaan staff admin dan accounting ada di mana? Ada tahu? Ya kalau admin bertugas hanya input yang di tugaskan, sedangkan accounting fungsi lebih banyak dan dalam, tugas staff accounting juga memverifikasi berkas atau file dalam transaksi keuangan. Input dalam jurnal umum pada software akuntansi juga di lakukan oleh staf accounting karena harus mengetahui lawan transaksi.
Pada post selanjutnya saya akan menjelaskan tahapan awal yang harus di kerjakan oleh staff accounting yang baru masuk kerja, bagi teman teman jurusan accounting yang baru lulus kuliah dan pengen kerja di perusahaan wajib baca artikel berikutnya.

Comments

Popular posts from this blog

Perkenalan

Hari Pertama Masuk Kerja? Jangan Takut !